, , , ,

    Ini adalah bagian kedua seri tulisan saya tentang Menyongsong Kabupaten Tayan, bagian pertama dapat anda simak disini: Tayan yang saya sebutkan dalam tulisan ini adalah Tayan secara umum (Calon Kabupaten) bukan hanya mewakili sebuah nama Kota.

    Pada bagian pertama tersebut saya menyebutkan Pemuda dan Mahasiswa asal Tayan yang saat ini masih hanya melongok saja, dan belum ada nampak jelas bergerak atau menanggapi isu pembentukkan Kabupaten Tayan ini.
    Wilayah Calon Kab. Tayan

    Lalu dimana Perhimpunan atau apalagi namanya kelompok yang mengatasnamakan diri Mahasiswa atau Pemuda Tayan? Apa isu ini sebegitu tidak menariknya, atau akan tidak berpengaruh kedepannya bagi mereka? Entahlah, pemuda yang saya sebutkan disini juga termasuk saya.

    Sepengetahuan saya ada beberapa organisasi/perhimpunan mahasiswa asal Tayan yang pernah ada dan mungkin masih ada sampai tulisan ini saya luncurkan, sebut saja dua diantaranya HIMAKATA (Perhimpunan Mahasiswa Eks Kewedanaan Tayan) dan PRIMAKATA (Perhimpunan Mahasiswa Kecamatan Tayan Hilir), maaf jika yang lain tak tersebutkan sebab ini sebatas sepengetahuan saya organisasi Mahasiswa yang mengatasnamakan Tayan, jika masih ada mohon ditambahkan di kolom komentar.

    Apa yang menjadi tujuan kedua organisasi kemahasiswaan diatas, apakah menanggapi isu ini tidak mempengaruhi atau tidak termasuk dalam tujuan kedua organisasi ini sehingga bersikap tak acuh?

    Harapan saya hanya kedua organisasi tersebut mampu mengakomodir kepentingan para pemuda dan mahasiswa sehingga kelak jika Kabupaten Tayan benar-benar terbentuk tidak sekedar menjadi penonton yang budiman di tanah sendiri. Salam (NA)



    , ,

    Apa itu kulminasi? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kulminasi dapat diartikan sebagai puncak tertinggi atau tingkatan tertinggi, dan juga dapat berarti titik tertinggi yangg dicapai suatu benda langit dalam peredaran (semunya) mengelilingi bumi (seperti matahari mencapai titik kulminasi pukul 12.00).

    Nah, berbicara Kulminasi yang terjadi pada Matahari, tak lepas dari pembicaraan mengenai Tugu Khatulistiwa Pontianak, Kalimantan Barat, sebab peristiwa kulminasi dapat disaksikan dan hanya dapat disaksikan di tugu Khatulistiwa di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak Kalimantan Barat, sebuah tugu yang menandakan posisi 0 derajat, 0 menit dan 0 detik garis lintang bumi, atau yang biasa disebut dengan Garis Khatulistiwa.

    Tugu Khatulistiwa
    Sebuah peristiwa unik terjadi di tempat ini, yakni sebuah peristiwa yang dinamakan Kulminasi yang merupakan fenomena alam yang hanya terjadi dua kali dalam setahun, yakni antara 21-23 Maret dan 21-23 September, fenomena Kulminasi yang juga disebut sebagai peristiwa Pontianak Tanpa Bayangan ini biasanya terjadi sekitar pukul 11.00 - 12.00 WI.

    Pada peristiwa kulminasi, bayangan Tugu Khatulistiwa akan menghilang beberapa detik saat diterpa sinar matahari yang tepat bersinar diatas kepala, demikian juga dengan bayangan benda-benda lain di sekitar tugu, jika kita berdiri tegak, bayangan kita juga menghilang di sekitar tugu khatulistiwa ini.

    Pontianak tanpa bayangan selalu dirayakan setiap dua kali setahun pada tanggal yang telah disebutkan diatas, peristiwa ini menjadi tontonan menarik bagi masyarakat sekitar maupun turis lokal dan mancanegara, sebab peristiwa ini adalah aset pariwisata andalan Kota Pontianak.

    Mengenai peristiwa Kulminasi Matahari atau Pontianak Tanpa Bayangan ini dapat juga dilihat dari tulisan saya disini: Pontianak Oktober Festival

    Semoga sebuah fenomena alam yang sangat langka dan bisa dikatakan dapat disaksikan di satu-satunya tempat di dunia ini dapat menjadi daya tarik wisata Pontianak, dan Kalimantan Barat pada umumnya, sehingga dapat menarik minat para wisatawan untuk mengunjungi Kota Pontianak dan Kalimantan Barat. (NA)


    , ,

    "Jumlah korban meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir ada 3 orang. Dua orang warga Menjalin bernama Robin dan satu masih belum ada identitas. Sedangkan 1 orang warga Pahonkg Mempawah Hulu" (Antara)
    Foto by: Tribun Pontianak
    Seperti berita yang dikutip dari Antara di atas bahwa Banjir yang melanda Kabupaten Landak Kalimantan Barat telah menelan korban Jiwa. Banjir yang saat tulisan ini saya turunkan masih menggenang sudah melebar meliputi lima (5) kecamatan di kabupaten landak, yang meliputi Kecamatan Menjalin, Kecamatan Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu dan Kecamatan Menyuke. Namun Kecamatan Menjalin adalah yang terparah. Banjir tersebut tidak hanya menelan korban jiwa juga menimbulkan kerugian materil seperti hanyutnya rumah penduduk serta lumpuh totalnya berbagai aktivitas masyarakat.

    Apa sebetulnya penyebab banjir besar yang melanda Kabupaten Landak ini? sebelum ini belum pernah terdengar banjir sebesar itu di daerah tersebut, apa ada hubungannya dengan deforestasi yang membabat hutan sekitar untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit maupun pertambangan? Eentahlah saya hanya mengira-ngira, sebab itulah kemungkinan terbesar penyebabnya menurut saya. musibah yang melanda ini sangat mungkin karena ulah keserakahan manusia itu sendiri, alih fungsi hutan disekitar Daerah Aliran Sungai sangat beresiko menyebabkan berbagai kemungkinan bencana seperti banjir maupun tanah longsor.

    Entahlah, semoga dengan teguran dari alam ini menjadi titik balik bagi manusia untuk tersadar dari keserakahannya. semoga. (NA)

    Sumber:
    - http://www.antaranews.com/berita/408064/korban-meninggal-banjir-landak-jadi-tiga-orang


    , , ,

    Kalimantan Barat daerah bagian timur yang mencakup Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sanggau akan terisolasi. Bagaimana tidak sudah semua akses jalan menuju kesana dalam keadaan rusak parah.
    "Lalu kami harus lewat mana jika ingin bepergian ke arah sana?"
    Ada berapa Jalan atau akses menuju ke wilayah tersebut, mari kita simak satu persatu kondisi Jalur Jalan menuju ke sana.

    1. Jalur Tayan-Sosok-Sanggau
    Kondisi terkini Jalan Tayan-Sosok
    Seperti yang sudah saya tulis di sini "Rp. 1000 Untuk Jalan Negara di Kabupaten Sanggau" Keadaan jalur ini sudah sangat parah, kondisi Jalan yang berstatus Jalan Negara yang sekaligus menghubungkan tiga negara sekaligus, yakni Indonesia-Sarawak-Brunei ini sudah tak layak untuk dilalui kendaraan bermotor milik manusia.

    2. Jalur Tayan-Meliau-Bodok
    Jalan Tayan-Meliau (Desember 2012)
    Sama halnya dengan Jalur Tayan-Sosok, Jalur Tayan-Meliau pun demikian adanya, sudah seperti "Kubangan Babi" bentuknya sangat tak layak buat dilalui kendaraannya manusia. Walau foto diatas diambil pada tahun lalu (Desember 2012) kondisinya kini pun hampir sama, walau ada sedikit perbaikan, yakni sedikit ditimbun dengan tanah laterit di lokasi foto di atas.

    3. Jalur Pinyuh-Ngabang-Sosok

    Walaupun Jalur ini sedikit lebih baik, tapi jika sudah sampai di Sosok, anda akan ketemu juga dengan dua jalur di atas, ya sama saja anda akan tetap menemukan jalan yang tak layak pakai lagi. Jalur ini tentu akan lebih jauh lagi jaraknya dibandingkan dua jalur di atas.

    4. Jalur Sungai Kapuas

    Anda tentu sudah paham bagaimana sebuah perjalanan melalui jalur laut atau sungai, jarak tempuh yang jauh serta waktu tempuh yang digunakan tentu lebih lama. Saat sekarang ini jalur ini sudah semakin ditinggalkan, sebab transportasi air yang mengangkut penumpang sudah jarang ditemukan, hanya kapal-kapal pengangkut barang saja yang masih berlalu-lalang di sungai terpanjang di Indonesia ini.

    5. Jalur Udara

    Jalur udara antar kota di Kalimantan Barat yang menghubungkan Kota Pontianak dengan beberapa kota di bagian timur Kalimantan Barat dilayani oleh beberapa maskapai penerbangan perintis, jalur ini memang cuma memakan waktu satu jam hingga satu jam setengah ke kota-kota di daerah timur Kalimantan Barat, bandingkan dengan Pontianak-Jakarta yang memakan waktu cuma satu jam lebih. Kendala utama jalur ini adalah mahalnya tarif angkutan perintis yang tak terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Lalu lewat mana lagi masyarakat daerah timur Kalimantan Barat jika hendak bepergian ke ibukota provinsi, terutama kaum pelajar yang belajar di ibukota provinsi yang berasal dari daerah perhuluan tersebut?

    Jika keadaan ini terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan daerah timur Kalimantan Barat ini akan terisolasi disebabkan terputusnya jalur transportasi masyarakat. Salam. (NA)


    , , , ,

    Ini mirip gerakan yang diperuntukkan untuk Prita Mulyasari kah? Iya, ini beda-beda tipis dengan gerakan tersebut, ini adalah gerakan penggalangan dana untuk menolong negara miskin ini untuk memperbaiki "Jalan Negara" #Katanya di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat (Indonesia) yang mana jalan ini menghubungkan Indonesia-Malaysia-Brunei Darusallam.


    Rp. 1000 Untuk Jalan Sanggau
    Lahirnya gerakan ini muncul dari keresahan masyarakat di Kabupaten Sanggau karena ketidakpedulian Pemerintah yang tak kunjung memperbaiki ruas jalan dari Simpang Ampar (Tayan Hilir) Hingga Kota Sanggau yang lebih kurang berjarak 100 Km yang merupakan tanggungjawab negara. Gerakan ini entah bentuk kepedulian atau bentuk sindiran kepada pemerintah saya tak mempermasalahkannya yang terpenting adalah "Saya mendukung penuh adanya Gerakan ini" yang mana gerakan ini telah mewujudkan karya nyatanya dengan turut menimbun Ruas Jalan Negara tersebut dari hasil pungutan recehan Rp. 1000 yang merupakan sumbangan masyarakat yang perduli.
    Korban Kerusakan Jalan Negara
    Antrian Mengular, akibat jalan rusak.
    Jalan Antar Negara di Kalimantan Barat

    Untuk mengetahui lebih lanjut dan lengkapnya tentang apa dan sampai sejauh mana Gerakan ini anda bisa saja langsung meluncur ke Halaman Facebook berikut ini: http://www.facebook.com/Rp1000untukjalansanggau.


    Hasil yang dikumpulkan, dibelikan Batu untuk 'BANTU PEMERINTAH' menimbun jalan.


    Sumber Foto :

    Seluruh Foto di post ini adalah yang diterbitkan di : http://www.facebook.com/Rp1000untukjalansanggau.

    ,



    Masyarakat Kabupaten Sanggau sebentar lagi akan memilih kembali pemimpinnya yakni pada tanggal 13 September 2013 nanti, Untuk menyelenggarakan "Pesta Rakyat" ini Pemerintah Kabupaten Sanggau  memberikan bantuan kepada KPU dan Panwaslu berupa anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk KPU dan sekitar Rp 1,2 miliar untuk Panwas, ini untuk satu putaran saja.

    Pada putaran pertama nanti akan bertarung lima pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Lalu siapa saja mereka ?

    1.Lambok Siahaan-Gusti Yusri. 

    Pasangan ini diusung oleh gabungan Partai Politik, antara lain Golkar, Gerindra, PPRN, PPI, Partai Buruh, Partai Kedaulatan, PPNUI dan PMB. 

    2. Abang Ishar-Khironoto. 

    Pasangan ini adalah Pasangan Independen.

    3. Nasri Alisan-Losianus

    Pasangan ini diusul oleh gabungan Partai Politik yakni PAN dan PDS.

    4 Paolus Hadi-Yohanes Ontot. 

    Pasangan ini diusung oleh PDI-Perjuangan, dan beberapa Partai Politik pengusung lainnya yakni PKPB, PDP, PNBK, Hanura, PNI Marhaenisme, PKPI, PKPIB, PBB, dan Pakar Pangan.

    5. Moses Hermanus Munsin-Supardi

    Pasangan ini diusul oleh gabungan Partai Politik yakni Partai Demokrat dan PKB.

    Berikut adalah jadwal dan tahapan pemilukada Sanggau Tahun 2013:
    • 12-18 Juni: Pendaftaran pasangan calon kepala daerah
    • 22 Juni: Pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS). 
    • 22 Juni-12 Juli: Perbaikan DPS. 
    • 13–14 Juli: Pencatatan data pemilih tambahan. 
    • 31 Juli: Pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT). 
    • 3 Agustus: Pengumuman calon yang memenuhi syarat. 
    • 5 Agustus: Penetapan nomor urut calon. 
    • 2-15 September: Kampanye. 
    • 14–-16 September: Penyampaian kartu pemilih dan undangan memilih. 
    • 19 September: Pemungutan suara. 
    • 25 September: Penetapan hasil penghitungan suara. 
    • Jika diperlukan: 
            - 1-3 November: Kampanye Putaran II. 
            - 7 November: Pemungutan suara Putaran II. 
            - 13 November: Penetapan hasil penghitungan suara Putaran II. 
    • 5 Februari 2014: Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau terpilih.
    Sebagai Warga Kabupaten Sanggau saya berharap melalui Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan di Tahun 2013 ini Kabupaten Sanggau dapat lebih baik, dan pemimpin yang telah diamanahkan oleh rakyat untuk memimpin dapat menjalankan amanahnya sebaikk mungkin demi kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat. Amin

    , , , ,

    Anak muda Tayan doyan sekali "ngelem" bahkan terang-terangan dilakukan, baik itu pemuda yang sudah tidak berstatus pelajar maupun yang jelas-jelas masih memegang Kartu Pelajar. 

    Prihatin, dan cuma bisa sekedar prihatin sih, saya cuma bisa melihat saja anak-anak muda di kota kecil ini sedang asyik menghirup uap lem. Jujur selama ini saya belum pernah menegur, mungkin itu kesalahan saya. 

    Sering saya mencari tahu apa sih enaknya "ngelem" itu? ingin tahunya saya bukan dengan mencobanya, tetapi dengan searching lewat bantuan si mbah alias "nge-googling." 

    Dari beberapa sumber yang saya baca ya tidak ada enaknya, cuma meningkatkan daya khayal saja, ah buat apa berkhayal saja harus menghirup uap lem? Seperti yang saya kutip dari detikHealth nih ya yang juga ngutip dari Kidshealth.org, katanya ngelem itu punya efek jangka pendek yang dirasakan saat menghirup uap solven yang ada pada lem, gejala-gejala sebagai berikut :
    • Denyut jantung meningkat
    • Mual-muntah 
    • Halusinasi 
    • Mati rasa atau hilang kesadaran 
    • Susah bicara atau cadel 
    • Kehilangan koordinasi gerak tubuh
     Nah, itu efek jangka pendeknya, efek jangka panjangnya ya MATI, bahkan bisa-bisa mati mendadak.

    Yah, saya sekarang cuma bisa menulis saja dan turut prihatin dengan kebiasaan amat buruk anak muda di kota kecil ini yang bahkan tidak sembunyi-sembunyi lagi untuk merasakan sensai "high" dengan menghirup uap lem. Ayo dong anak muda Tayan kita menghisap duit saja dengan cara berkarya, bisa kenyang dan sentosa, daripada menghisap lem ! yang ada MATI MENDADAK ! Salam. (NA)

    Sumber dan Sumber Gambar : http://health.detik.com/read/2011/01/14/120359/1546435/763/kebiasaan-ngelem-bisa-bikin-mati-mendadak?ld991103763

     

⬆
Top